Selepas kamu pergi.

Entah siapa yang salah di dalam kisah lalu kita berdua. Entah saya yang salah karena terlalu cepat mengambil keputusan tanpa memikirkan lagi akan bagaimana jadinya nanti, dengan keras kepalanya saya tetap teguh memegang keputusan saya seolah saya tengah menggenggam harapan baru yang picisan. Selepas semua berakhir, saya pergi bukan karena saya tidak mencintaimu lagi. Bukan pula karena saya lelah bersamamu. Saya hanya lelah dengan hubungan kita, entah saya yang terlalu dungu atau bagaimana sehingga begitu saja mempercayaimu dan nyatanya kamu malah asyik mencari cinta yang lain di belakang saya. Betapa pedihnya hati saya.

Selepas kamu pergi, banyak laki-laki yang datang dan pergi mengisi kekosongan hati saya tapi tak sedikitpun ada yang berhasil mengikat komitmen dengan saya tidak seperti dirimu yang seolah dengan mudah melupakan saya begitu saja dan mengganti posisi saya di hatimu dengan mudahnya. Sungguh saya tak apa, begitulah pilihan yang telah saya ambil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s